Sunday, April 02, 2006

Alamku

Hening
Ikan-ikan bermain dalam sepi
Air mengalir tanpa suara
Gemirisiknya daun-daun tak mampu mengusir sepi yang ada

Angin menampar daun yang tak bersalah
Yang lemah berguguran
Yang Kuat mencoba tetap bertahan
Namun akhirnya berjatuhan ke pangkuan Sang Bunda

Bunda menangis
Airnya jatuh menimpa tanah merah
Tanah meresap tangisan bunda
Dan mengalirkannya ke barisan sungai
Tangisan sang Bunda tak mampu mengusir hening dan sepi yang ada di alamku

*Feb 1998*

2 Comments:

Anonymous winda said...

aw... so sad.... :(

1:10 PM  
Anonymous henny said...

wah! diposting.

puisi yang ini sedih tapi indah. :D thanx for sharing yang ini :D

11:43 PM  

Post a Comment

<< Home